Pengurus FSP BPU KSPSP Rokan Hulu Periode 2024 - 2029 Resmi Di Lantik

Pengurus FSP BPU KSPSP Rokan Hulu Periode 2024 - 2029 Resmi Di Lantik

ROHUL - Pengurus Cabang (PC) Federasi Serikat Pekerja Bangunan dan Pekerjaan Umum (FSP BPU) KSPSP Rokan Hulu untuk periode 2024-2029 secara resmi di Lantik oleh ketua Pengurus Daerah (PD) FSP BPU KSPSP Provinsi Riau yang di laksanakan di Hall Masjid Islamic Center Kabupaten Rokan Hulu. Rabu (31/07/2024)

Hadir dalam acara ini, Bupati Rohul yang diwakili Asisten II Drs. H. Ibnu Ulya M.Si, Kapolres Rohul, Kadis PUPR yang diwakili oleh Sekretaris PUPR Rohul, Ketua FSP BPU-KSPSP Provinsi Riau, Ketua PC FSP BPU-KSPSP Kabupaten Rokan Hulu dan anggotanya, Camat Rambah, serta ratusan pekerja yang tergabung dalam FSP BPU-KSPSP Kabupaten Rokan Hulu.

Pelantikan ini ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) FSP BPU-KSPSP Provinsi Riau, Zulhamdan S.T, kepada Ketua PC FSP BPU-KSPSP Kabupaten Rokan Hulu, Mahsurizal A.md.

Dalam sambutannya, Zulhamdan menyatakan bahwa ke depan, para pekerja di Kabupaten Rokan Hulu akan mendapatkan sertifikasi kompetensi dan memiliki BPJS.

"Demi meningkatkan kesejahteraan para pekerja di Kabupaten Rokan Hulu, kami berkomitmen untuk melengkapi segala yang di butuhkan dalam bekerja seperti sertifikasi kompetensi dan BPJS," ujarnya.

Sementara itu Asisten II Drs. H. Ibnu Ulya M.Si dalam kata arahannya juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Sekaligus mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kami menyambut baik kegiatan-kegiatan seperti ini. Sehingga ke depannya para pekerja bisa lebih tekun dalam bekerja," katanya.

Ia menambahkan bahwa para pekerja juga butuh bimbingan, untuk ke depan diharapkan ada bimbingan teknis agar para pekerja bisa lebih memahami dalam bekerja sehingga bisa dengan hasil kerja yang memuaskan, sesuai profesi masing-masing.

Ketua PC FSP BPU-KSPSP Rokan Hulu, Mahsurizal A.md, mengucapkan terima kasih dan menyatakan bahwa federasi ini sudah menaungi lebih kurang 5.000 pekerja.

Federasi ini bertujuan untuk mendorong para pekerja agar lebih profesional dan membantu mereka mendapatkan sertifikasi kompetensi sesuai bidangnya," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah melalui bidang Jasa dan Konstruksi telah memberi sinyal untuk membantu mendapatkan sertifikasi kompetensi pada bulan September atau Oktober nanti.

"Demi kemajuan dan peningkatan federasi ini, kami akan turun ke desa-desa untuk memonitor para pekerja dan meminta masukan apa yang mereka butuhkan," pungkasnya.***

Berita Lainnya

Index